PLaNol09i

Selamat Datang

Biasakan MEMBACA setiap hari walau sedikit..!!!

Selamat membaca!!!

Kamis, 09 September 2010

Foto Parlemen Ricuh Dari Seluruh Dunia


Mexico
South Korea


Ukraine

Russia

Turkey
Italy
Taiwan

India

Somalia

Orang Pintar Vs Orang Bodoh By Mario Teguh


https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi_1RkLcFdUX8UC1OBdCkunRYgTSEAz3E86gbYH6nsH8RbMZBo_A24IiPN0_At1j1g5dvfy3kyqvnrRyM2HufxgX2kBsm9zleJ1UdKyyh7l2Idy9Y8YhPqajZLhyYtUs2WAViBkBnMBZjN9/s320/mario-teguh21.jpg

Orang bodoh sulit dapat kerja, akhirnya berbisnis...
Agar bisnisnya berhasil, tentu dia harus rekrut orang pintar.
Walhasil boss-nya orang pintar adalah orang bodoh.

Orang bodoh sering melakukan kesalahan,
maka dia rekrut orang pintar yang
tidak pernah salah untuk memperbaiki yang salah.
Walhasil orang bodoh memerintahkan orang pintar untuk keperluan orang bodoh.

Orang pintar belajar untuk mendapatkan ijazah untuk selanjutnya
mencari kerja. Orang bodoh berpikir secepatnya mendapatkan uang untuk
membayari proposal yang diajukan orang pintar.

Orang bodoh tidak bisa membuat teks pidato,
maka dia menyuruh orang pintar untuk membuatnya.

Orang bodoh kayaknya susah untuk lulus sekolah hukum (SH).
oleh karena itu orang bodoh memerintahkan orang pintar
untuk membuat undang-undangnya orang bodoh.

Orang bodoh biasanya jago cuap-cuap jual omongan,
sementara itu orang pintar percaya.
Tapi selanjutnya orang pintar menyesal karena telah mempercayai orang bodoh.
Tapi toh saat itu orang bodoh sudah ada di atas.

Orang bodoh berpikir pendek untuk memutuskan sesuatu yang dipikirkan
panjang-panjang oleh orang pintar. Walhasil orang orang pintar menjadi
staf-nya orang bodoh.

Saat bisnis orang bodoh mengalami kelesuan,
dia PHK orang-orang pintar yang berkerja.
Tapi orang-orang pintar DEMO. Walhasil orang-orang pintar
'meratap-ratap' kepada orang bodoh agar tetap diberikan pekerjaan.

Tapi saat bisnis orang bodoh maju, orang pinter akan menghabiskan waktu
untuk bekerja keras dengan hati senang, sementara orang bodoh menghabiskan
waktu untuk bersenang-senang dengan keluarganya.

Mata orang bodoh selalu mencari apa yang bisa di jadikan duit.
Mata orang pintar selalu mencari kolom lowongan perkerjaan.

Bill gate (Microsoft), Dell, Hendri (Ford),
Thomas Alfa Edison, Tommy Suharto, Liem Siu Liong (BCA group).
Adalah contoh orang-orang yang tidak pernah dapat S1), tapi kemudian menjadi kaya.
Ribuan orang-orang pintar bekerja untuk mereka.
Dan puluhan ribu jiwa keluarga orang pintar bergantung pada orang bodoh.


PERTANYAAN :
Mendingan jadi orang pinter atau orang bodoh??
Pinteran mana antara orang pinter atau orang bodoh ???
Mana yang lebih mulia antara orang pinter atau orang bodoh??
Mana yang lebih susah, orang pinter atau orang bodoh??

KESIMPULAN:
Jangan lama-lama jadi orang pinter,
lama-lama tidak sadar bahwa dirinya telah dibodohi oleh orang bodoh.

Jadilah orang bodoh yang pinter dari pada jadi orang pinter yang bodoh.
Kata kunci nya adalah 'resiko' dan 'berusaha',
karena orang bodoh perpikir pendek maka dia bilang resikonya kecil,
selanjutnya dia berusaha agar resiko betul-betul kecil.
Orang pinter berpikir panjang maka dia bilang resikonya besar untuk
selanjutnya dia tidak akan berusaha mengambil resiko tersebut.
Dan mengabdi pada orang bodoh...

Diamanakah posisi anda saat ini...
Berhentilah meratapi keadaan anda yang sekarang...

Ini hanya sebuah Refleksi dari semua Retorika dan Dinamika kehidupan.
Semua Pilihan dan Keputusan ada ditangan anda untuk merubahnya,
Lalu perhatikan apa yang terjadi...

Jumat, 27 Agustus 2010

Einstein Vs Mr. Bean



 VS
S

UATU KALI EINSTEIN DAN MR.BEAN SECARA KEBETULAN DUDUK BERDAMPINGAN DI SEBUAH PENERBANGAN YANG PANJANG. Untuk mengusir jenuh selama penerbangan, Einstein menantang Bean bermain tebak-tebakan. Jika Bean tidak bisa menjawab, dia harus membayar 5 dolar kepada Einstein. Tapi jika Einstein yang tidak bisa menjawab, ia harus membayar 500 dolar kepada Bean. Ini tantangan yang adil karena Einstein adalah seorang jenius sementara Bean orang yang dungu.

Tapi secara mengejutkan Bean berani memerima tantangan itu. Einstein mendapat giliran pertama, " Berapa kilometer jarak Bumi ke Bulan ? "

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEipJDeWDfxbjZvEC-uQFwdX-CEH1oxJKjta6UHPMogxM921yJml4LfvzihgM47sz4mRZBtDLqhia7FyQ1R41FjX4ihhE3mvBe71_UwzAm4lqn_XPDHaOGYXrEC6kZXkB6NVpa2W7DlgC1c/s320/MRBEAN+VS+EINSTEIN.bmp
Mendapat pertanyaan fisika itu, Bean tentu saja tak bisa menjawab. Tanpa berpikir panjang, ia langsung merogoh kantung, mengambil uang 5 dolar dan ia berikan kepada Einstein sambil menggumam dengan suara tidak jelas seperti sedang menngerutu.

Giliran Bean mengajukan pertanyaan-juga dengan suara yang tidak jelas, " Hewan apa yang naik ke bukit dengan tiga kaki dan turun dengan empat kaki ? "

Setelah berpikir sejenak, Einstein menjawab " Anjing yang naik bukit sambilkencing ! "

Bean hanya menggeleng-gelengkan kepala, tak mengatakan sepatah kata pun. tapi ia memberi isyarat bahwa Einstein boleh mencoba memberikan jawaban lagi.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjyxFNp4CfaLep8K7bWMGu2QdlZuxc_i3EXXJa0hB1JkRgEa8C2XAbWquaj9r-phFHXUzpnY3Jk2J4bHKuANmywGxVFWNKEzXoK6fcQEQaVnQgbVKzJtdJSg-5kwKOH2DiYB9a100DvMLk/s800/Bean-7.jpg
Einstein pun lalu mencari jawabannya di internet dengan batuan mesin pencari Google, tapi tidak juga menemukan jawabannya. Akhirnya ia menyerah lalu dengan terpaksa memberikan 500 dolar kepada Bean.

Karena masih penasaran dengan jawaban teka-teki itu, Einstein bertanya kepada Bean " Jadi, hewan apakah itu, Mr. Bean ? "

Bean tidak menjawab. Ia merogoh kantung celana, mengambil uang 5 dolar dan memberikannya kepada Einstein !:D


sumber :http://wisbenbae.blogspot.com/2010/08/einstein-vs-mrbean.html